Membuat Garis Vertikal ,Horizontal Dan Diagonal Pada OpenGL

Posted On // 1 comment
Nama         : norman pardamean
Kelas         : 3ka32
Jurusan       :Sistem Informatika

OpenGL
 Pengertian OpenGL
OpenGl adalah suatu perangkat grafis standaryang digunakan untuk keperluan-keperluan pemograman grafis.OpenGl bersifat Open Source,Multi Platform,Multy Languange.Saat ini smua bahasa pemgraman mendukung OpenGL,Dan OpenGL bisa bekerja dalam lingkungan Windows,Linux,Unix,FreeBSD,SGI,library dasar OpenGL adalah Glut dengan fasilitas yang bisa dikembangkan.

Untuk OS Windows,library ini terdiri dari 3 files yaitu : 
  • Glut.h
  • Glut32.lib
  • Glut32.dll 
Membuat Project Pada OpenGL
1.Download Program OpenGL-->install program-->dan tunggu hingga selesai 


2.Kemudian buat project baru klick multimedia-->OpenGL save dengan nama tugas,klick ok ,setelah itu create new project kita tempatkan sesuai dengan yang kita inginkan klick save. Lihat Gambar:
3.kemudian hapus koding awal pada main.cpp,dan kita ketikan koding program baru yang akan kita buat Lihat Gambar :
Membuat Program Garis Vertikal Pada OpenGL :
  • Ketikkan Koding Pada Main.cpp yang telah kita kosongkan dan jalankan program dengan menekan tombol f9 dan save dan output garis vertikal yang kita buat telah jadi,
Lihat Gambar Koding:

Ket untuk koding pada garis vertikal:

/*Untuk membuat garis Vertikal*/
glClearColor (0.0f, 0.0f, 0.0f, 0.0f);
 [ untuk memilih warna yang digunakan untuk membersihkan latar dalammode RGBA]
glClear (GL_COLOR_BUFFER_BIT);
[untuk membersihkan layar latar belakang dengan warna hitam]
glPushMatrix ();                       [Membuat baris kode menjadi tidak berlaku untuk bagian luar]
glClearColor(1,1,1,0);                                [untuk menentukan warna garis/titik]
glColor3f(1,1,1); //                                    [untuk menentukan warna garis/titik]
glBegin(GL_LINES);                   [untuk menggambar garis dari titik yang digunakan ]
glVertex3f(0.10,10.0,13.13);     [ untuk menentukan titik awal yang digunakan ]
glVertex3f(0,0,0.0);                               [ untuk menentukan titik akhir yang digunakan ]
glEnd ();                                                   [untuk mengakhiri gambar garis dititik akhir ]
glPopMatrix ();                        [Membuat baris kode menjadi tidak berlaku untuk bagian luar]
SwapBuffers (hDC);                [digunakan untuk menukar bagian belakang buffer menjadi buffer layar]
Sleep (1);                               [digunakan untuk mengakhiri koding/program]

Logika:
pada pembuatan garis baik dari vertikal, horizontal, maupun diagonal memiliki fungsi pemahaman tentang garis pada line di coding bagian "glvertex3f" disinilah dimana sebuah garis dibuat dengan koordinat yang kita tentukan dan disinilah pemahaman tentang koordinat diperlukan untuk pembuatan garis yang sesuai fungsi yang kita gunakan. dan setelah coding dibuat kita tinggal tekan F9 untuk compile dan run lalu jendela untuk open GL sample pun keluar dan menghasilkan sebuah garis berbentuk garis vertikal.

Membuat Garis Horizontal Pada OpenGL
  • Kosongkan Kembali Layar OpenGL,ketikkan koding untuk garis horizontal dan jalankan program dengan menekan f9
Lihat Gambar Koding :
 

Penjelasan untuk koding pada garis horizontal
/*Untuk membuat garis Horizontal*/
glClearColor (0.0f, 0.0f, 0.0f, 0.0f);
[ untuk memilih warna yang digunakan untuk membersihkan latar dalammode RGBA]
glClear (GL_COLOR_BUFFER_BIT);
[untuk membersihkan layar latar belakang dengan warna hitam]
glPushMatrix();                                     [Membuat baris kode menjadi tidak berlaku untuk bagian luar]
glClearColor(1,1,1,0);                              [untuk menentukan warna garis/titik]
glColor3f(1,1,1); //                                 [untuk menentukan warna garis/titik]
glBegin(GL_LINES);               [untuk menggambar garis dari titik yang digunakan ]
glColor3f(0.0f, 0.0f, 1.0f);
glVertex3f(-0.6f, 0.0f, 0.0f);               untuk menentukan titik awal yang digunakan ]
glColor3f(0.0f, 0.0f, 1.0f);                    untuk menentukan titik yang digunakan ]
glVertex3f(0.6f, 0.0f, 0.0f);                untuk menentukan titik akhir yang digunakan ]
glEnd();                                                   [untuk mengakhiri gambar garis dititik akhir ]
glPopMatrix();                                       [Membuat baris kode menjadi tidak berlaku untuk bagian luar]
SwapBuffers (hDC);                              [digunakan untuk menukar bagian belakang buffer menjadi buffer layar]
Sleep (1);                                           [digunakan untuk mengakhiri koding/program]
Logika :
pada pembuatan garis horizontal  lebih memahami masalah di line bagian "glvertex3f" disinilah dimana sebuah garis dibuat dengan koordinat yang kita tentukan dan disinilah pemahaman tentang koordinat diperlukan untuk pembuatan garis yang sesuai fungsi yang kita gunakan. dan setelah coding dibuat kita tinggal tekan F9 untuk compile dan run lalu jendela untuk open GL sample pun keluar dan menghasilkan sebuah garis berbentuk garis Horizontal.
Membuat Garis Diagonal Pada OpenGL
  • Sama seperti program sebelumnya ,kita ketik kodingnya pada main.cpp , save--> F9 untuk menjalankan program 
Lihat Gambar Koding :

Penjelasan tentang koding pada diagonal

/*Untuk membuat garis Diagonal*/
glClearColor (0.0f, 0.0f, 0.0f, 0.0f);  
 [ untuk memilih warna yang digunakan untuk membersihkan latar dalammode RGBA]
glClear (GL_COLOR_BUFFER_BIT); 
[untuk membersihkan layar latar belakang dengan warna hitam]
glPushMatrix ();                                    [Membuat baris kode menjadi tidak berlaku untuk bagian luar]
glClearColor(1,1,1,0);                              [untuk menentukan warna garis/titik]
glColor3f(1,1,1); //                                 [untuk menentukan warna garis/titik]
glBegin(GL_LINES);                               [untuk menggambar garis dari titik yang digunakan ]
glVertex3f(0,0,-0.8);                           untuk menentukan titik awal yang digunakan ]
glVertex3f(9.9,8.9,0.1);                        untuk menentukan titik akhir yang digunakan ]
glEnd ();                                                  [untuk mengakhiri gambar garis dititik akhir ]
glPopMatrix ();                                      [Membuat baris kode menjadi tidak berlaku untuk bagian luar]

SwapBuffers (hDC);
[digunakan untuk menukar bagian belakang buffer menjadi buffer layar]
Sleep (1);                                           [digunakan untuk mengakhiri koding/program]
 
Logika:
pada pembuatan garis diagonal sama seperti sebelumnya lebih memahami masalah di line bagian "glvertex3f" disinilah dimana sebuah garis dibuat dengan koordinat yang kita tentukan dan disinilah pemahaman tentang koordinat diperlukan untuk pembuatan garis yang sesuai fungsi yang kita gunakan. dan setelah coding dibuat kita tinggal tekan F9 untuk compile dan run lalu jendela untuk open GL sample pun keluar dan menghasilkan sebuah garis berbentuk garis diagonal

Demikianlah tutor/penjelasan tugas "grafik komputer & Olah Citra" tentang pembuatan garis vertikal,horizontal,diagonal pada program openGL...
Sekian......

Sistem Informasi Akuntansi (SIA)

Posted On // Leave a Comment
Sistem Informasi Akuntansi (SIA) adalah suatu komponen organisasi yang mengumpulkan, mengklasifikasikan, mengolah, menganalisa dan mengkomunikasikan informasi finansial dan pengambilan keputusan yang relevan bagi pihak luar perusahaan dan pihak ekstern.

Karakteristik SIA yang membedakannya dengan subsistem CBIS lainnya :

* SIA melakasanakan tugas yang diperlukan
* Berpegang pada prosedur yang relatif standar
* Menangani data rinci
* Berfokus historis
* Menyediakan informasi pemecahan minimal

Fungsi penting yang dibentuk Sistem Informasi Akuntansi pada sebuah organisasi antara lain :

* Mengumpulkan dan menyimpan data tentang aktivitas dan transaksi.
* Memproses data menjadi into informasi yang dapat digunakan dalam proses pengambilan keputusan.
* Melakukan kontrol secara tepat terhadap aset organisasi.

Subsistem Sistem Informasi Akuntansi memproses berbagai transaksi keuangan dan transaksi nonkeuangan yang secara langsung memengaruhi pemrosesan transaksi keuangan.

Sistem Informasi Akuntansi terdiri dari 3 subsistem:

* Sistem pemrosesan transaksi, mendukung proses operasi bisnis harian.
* Sistem buku besar/pelaporan keuangan, menghasilkan laporan keuangan, seperti laporan laba/rugi, neraca, arus kas, pengembalian pajak.
* Sistem pelaporan manajemen, yang menyediakan pihak manajemen internal berbagai laporan keuangan bertujuan khusus serta informasi yang dibutuhkan untuk pengambilan keputusan, seperti anggaran, laporan kinerja, serta laporan pertanggungjawaban.

Berbagai transaksi non keuangan yang tidak bisa diproses oleh Sistem Informasi Akuntansi biasa, diproses oleh Sistem Informasi Manajemen. Adapun perbedaan keduanya adalah :

* SIA mengumpulkan mengklasifikasikan, memproses, menganalisa dan mengkomunikasikan informasi keuangan
* SIM mengumpulkan mengklasifikasikan, memproses, menganalisa dan mengkomunikasikan semua tipe informasi

Sebuah Sistem Informasi Akuntansi menambah nilai dengan cara:

* Menyediakan informasi yang akurat dan tepat waktu sehingga dapat melakukan aktivitas utama pada value chain secara efektif dan efisien.
* Meningkatkan kualitas dan mengurangi biaya produk dan jasa yang dihasilkan
* Meningkatkan efisiensi
* Meningkatkan kemampuan dalam pengambilan keputusan
* Meningkatkan sharing knowledge
* Menambah efisiensi kerja pada bagian keuangan

2 komponen Sistem Informasi Akuntansi antara lain :

* Spesialis Informasi
* Akuntan

Contoh Sistem Informasi Akuntansi sebagai pusat informasi perusahaan:

* Bagian pemasaran mempertimbangkan untuk memperkenalkan jenis produk baru dalam jajaran produksi perusahaan, untuk itu bagian tersebut meminta laporan analisa perkiraan keuntungan yang dapat diperoleh dari usulan produk baru tersebut
* Bagian SIA memproyeksikan perkiraan biaya dan perkiraan pendapatan yang berhubungan dengan produk tersebut, kemudian data yang diperoleh diproses oleh EDP. Setelah diproses hasilnya dikembalikan ke bagian SIA untuk kemudian diberikan ke bagian pemasaran.

Kedua bagian akan merundingkan hasil analisa tersebut untuk dicari keputusan yang sesuai.

Dari contoh diatas dapat ditemukan 2 aspek yang berhubungan dengan sistem bisnis modern yaitu :

* Pentingnya komunikasi antar departemen yang mengarah untuk tercapainya suatu keputusan.
* Peranan SIA dalam menghasilkan informasi yang dapat membantu departemen lainnya untuk mengambil keputusan.

Informasi Akuntansi yang dihasilkan oleh Sistem Informasi Akuntansi dibedakan menjadi 2, yaitu :

* Informasi Akuntansi keuangan, berbentuk laporan keuangan yang ditujukan kepada pihak extern.
* Informasi Akuntansi Manajemen, berguna bagi manajemen dalam pengambilan keputusan.

Alasan Mempelajari SIA:

    Karena Informasi sangat dibutuhkan dalam pengambilan keputusan
    SIA digunakan untuk melakukan kontrol terhadap Aset yang dimiliki organisasi tersebut.
    Menyiapkan data data keuangan dan non keuangan untuk menjadi informasi yang akurat guna pengambilan keputusan

Peran SIA dalam Rantai Nilai
(VALUE CHAIN)

Pada umumnya organisasi bertujuan menyediakan nilai untuk pelanggan. Hal tersebut membutuhkan pelaksanaan berbagai kegiatan yang berbeda-beda, dan dapat dikonseptualisasikan dalam bentuk rantai nilai (value chain).
Rantai nilai organisasi terdiri dari lima aktivitas utama (primary activities) yang secara langsung memberikan nilai kepada para pelanggannya, yaitu:
1. Inbound logistics

terdiri dari penerimaan, penyimpanan, dan distribusi bahan-bahan masukan yang digunakan oleh organisasi untuk menghasilkan produk dan jasa yang dijualnya.
2. Operasi (operations)

adalah aktivitas-aktivitas yang mengubah masukan menjadi jasa atau produk yang sudah jadi.
3. Outbond logistics

adalah aktivitas-aktivitas yang melibatkan distribusi produk yang sudah jadi ke para pelanggan.
4. Pemasaran dan penjualan

mengarah pada aktivitas-aktivitas yang berhubungan dengan membantu para pelanggan untuk membeli jasa atau produk yang dihasilkan organisasi.
5. Pelayanan (service)

memberikan dukungan pelayanan purna jual kepada para pelanggan.
Organisasi juga melaksanakan berbagai aktivitas pendukung (support activities) yang memungkinkan kelima aktivitas utama tersebut dilaksanakan secara efisien dan efektif. Aktivitas-aktivitas pendukung tersebut dapat dikelompokkan menjadi empat kategori, yaitu:
1. Infrastruktur perusahaan mengarah pada aktivitas-aktivitas akuntansi, keuangan, hukum, dan administrasi umum yang penting bagi sebuah organisasi untuk beroperasi. SIA adalah bagian dari infrastruktur perusahaan.
2. Sumber daya manusia melibatkan aktivitas-aktivitas yang berhubungan dengan perekrutan, pengontrakan, pelatihan, dan pemberian kompensasi dan keuntungan bagi pegawai.
3. Teknologi merupakan aktivitas yang meningkatkan produk atau jasa. Contoh: penelitian dan pengembangan, investasi dalam teknologi informasi yang baru, pengembangan Website, dan desain produk.
4. Pembelian (purchasing) termasuk seluruh aktivitas yang melibatkan perolehan bahan mentah, suplai, mesin, dan bangunan yang digunakan untuk melaksanakan aktivitas-aktivitas utama.

Ragam bahasa ,Perbedaan karangan ilmiah, Semi ilmiah dan Non ilmiah

Posted On // 1 comment
Ragam bahasa adalah varian dari sebuah bahasa menurut pemakaian. Berbeda dengan dialek yaitu varian dari sebuah bahasa menurut pemakai. Variasi tersebut bisa berbentuk dialek, aksen, laras, gaya, atau berbagai variasi sosiolinguistik lain, termasuk variasi bahasa baku itu sendiri . Variasi di tingkat leksikon, seperti slang dan argot, sering dianggap terkait dengan gaya atau tingkat formalitas tertentu, meskipun penggunaannya kadang juga dianggap sebagai suatu variasi atau ragam tersendiri.

Jenis ragam bahasa

Berdasarkan pokok pembicaraan, ragam bahasa dibedakan antara lain atas:
  • Ragam bahasa undang-undang
  • Ragam bahasa jurnalistik
  • Ragam bahasa ilmiah
  • Ragam bahasa sastra
Berdasarkan media pembicaraan, ragam bahasa dibedakan atas:
  1. Ragam lisan yang antara lain meliputi:
    • Ragam bahasa cakapan
    • Ragam bahasa pidato
    • Ragam bahasa kuliah
    • Ragam bahasa panggung
  2. Ragam tulis yang antara lain meliputi:
    • Ragam bahasa teknis
    • Ragam bahasa undang-undang
    • Ragam bahasa catatan
    • Ragam bahasa surat
Ragam bahasa menurut hubungan antar pembicara dibedakan menurut akrab tidaknya pembicara
  • Ragam bahasa resmi
  • Ragam bahasa akrab
  • Ragam bahasa agak resmi
  • Ragam bahasa santai
  • dan sebagainya
  • Karangan ilmiah

    Karangan ilmiah adalah biasa disebut karya ilmiah, yakni laporan tertulis dan diterbitkan yang memaparkan hasil penelitian atau pengkajian yang telah dilakukan oleh seseorang atau sebuah tim dengan memenuhi kaidah dan etika keilmuan yang dikukuhkan dan ditaati oleh masyarakat keilmuan.
    Ada berbagai jenis karya ilmiah, antara lain laporan penelitian, makalah seminar atau simposium, dan artikel jurnal yang pada dasarnya kesemuanya itu merupakan produk dari kegiatan ilmuwan. Data, simpulan, dan informasi lain yang terkandung dalam karya ilmiah tersebut dijadikan acuan bagi ilmuwan lain dalam melaksanakan penelitian atau pengkajian selanjutnya.
    Di perguruan tinggi, khususnya jenjang S1, mahasiswa dilatih untuk menghasilkan karya ilmiah seperti makalah, laporan praktikum, dan skripsi (tugas akhir). Skripsi umumnya merupakan laporan penelitian berskala kecil, tetapi dilakukan cukup mendalam. Sementara itu, makalah yang ditugaskan kepada mahasiswa lebih merupakan simpulan dan pemikiran ilmiah mahasiswa berdasarkan penelaahan terhadap karya-karya ilmiah yang ditulis oleh para pakar dalam bidang persoalan yang dipelajari. Penyusunan laporan praktikum ditugaskan kepada mahasiswa sebagai wahana untuk mengembangkan kemampuan menyusun laporan penelitian.
    Tujuan karya ilmiah, antara lain:
    · Sebagai wahana melatih mengungkapkan pemikiran atau hasil penelitiannya dalam bentuk tulisan ilmiah yang sistematis dan metodologis.
  • Menumbuhkan etos ilmiah di kalangan mahasiswa, sehingga tidak hanya menjadi konsumen ilmu pengetahuan, tetapi juga mampu menjadi penghasil (produsen) pemikiran dan karya tulis dalam bidang ilmu pengetahuan, terutama setelah penyelesaian studinya.
  • Karya ilmiah yang telah ditulis itu diharapkan menjadi wahana transformasi pengetahuan antara sekolah dengan masyarakat, atau orang-orang yang berminat membacanya.
  • Membuktikan potensi dan wawasan ilmiah yang dimiliki mahasiswa dalam menghadapi dan menyelesaikan masalah dalam bentuk karya ilmiah setelah yang bersangkutan memperoleh pengetahuan dan pendidikan dari jurusannya.
  • Melatih keterampilan dasar untuk melakukan penelitian.
Manfaat penyusunan karya ilmiah bagi penulis adalah berikut:
· Melatih untuk mengembangkan keterampilan membaca yang efektif;
· Melatih untuk menggabungkan hasil bacaan dari berbagai sumber;
· Mengenalkan dengan kegiatan kepustakaan;
· Meningkatkan pengorganisasian fakta/data secara jelas dan sistematis;
· Memperoleh kepuasan intelektual;
· Memperluas cakrawala ilmu pengetahuan;
      · Sebagai bahan acuan/penelitian pendahuluan untuk penelitian selanjutnya

Perbedaan karangan ilmiah, Semi ilmiah dan Non ilmiah
  • Karya Ilmiah

    Karya ilmiah adalah tulisan yang berisi argumentasi penalaran keilmuan yang dikomunikasikan lewat bahasa tulis yang formal dengan sistematis-metodis dan menyajikan fakta umum serta ditulis menurut metedologi penulisan yang benar. Karya ilmiah ditulis dengan bahasa yang konkret, gaya bahasanya formal, kata-katanya teknis dan dan didukung fakta yang dapat dibuktikan kebenarannya,

    Karya ilmiah mempunyai 3 ciri yaitu:

    1. Karya ilmiah harus merupakan pembahasan suatu hasil penelitian (factual objektif). Artinya sesuai dengan objek yang diteliti.
    2. Bersifat metodis dan sistematis
    3. Menggunakan ragam bahasa ilmiahyang baku dan formal, bahasanya bersifat lugas agar tidak menimbulkan penafsitan dan makna ganda.

    1. Karya Ilmiah Pendidikan

    Karya Ilmiah pendidikan digunakan untuk tugas meresume pelajaran, serta persyaratan mencapai suatu gelar pendidikan, karya ilmiah terdiri dari :

    1. Paper ( Karya Tulis)
    2. Pra Skripsi
    3. Skripsi
    4. Thesis dan,
    5. Desrtasi.

    2. Karya Ilmiah Penelitian

    Karya ilmiah penelitian terdiri dari:

    1. Makalah seminar
    2. Laporan hasil penelitian
    3. Jurnal Penelitian

    Semi Ilmiah


    Semi Ilmiah adalah karangan ilmu pengatahun yang menyajikan fakta umum dan menurut metodologi panulisan yang baik dan benar, ditulis dengan bahasa konkret, gaya bahasanya formal, kata-katanya tekhnis dan didukung dengan fakta umum yang dapat dibuktikan benar atau tidaknya atau sebuah penulisan yang menyajikan fakta dan fiksi dalam satu tulisan dan penulisannyapun tidak semiformal tetapi tidak sepenuhnya mengikuti metode ilmiah yang sintesis-analitis karena sering di masukkan karangan non-ilmiah. Maksud dari karangan non-ilmiah tersebut ialah karena jenis Semi Ilmiah memang masih banyak digunakan misal dalam komik, anekdot, dongeng, hikayat, novel, roman dan cerpen. Karakteristiknya berada diantara ilmiah.

    Karya Non Ilmiah


    Karya non ilmiah sangat bervariasi topic dan cara penyajiannya, tetapi isinya tidak didukung fakta umum, ditulis berdasarkan fakta pribadi, umumnya bersifat subyektif, gaya bahasanya bias konkret atau abstrak, gaya bahasanya formal dan popular.

    Karya non ilmiah bersifat:

    1. Emotif : kemewahan dan cinta lebih menonjol, tidak sistematis, lebih mencari keuntungan dan sedikit informasi.
    2. Persuasif: penilaian fakta tanpa bukti. Bujukan untuk meyakinkan pembaca, mempengaruhi sikap cara berfikir pembaca dan cukup informative.
    3. Deskriptif : pendapat pribadi, sebagian imajinatif dan subjektif.
    4. Kritik tanpa dukungan bukti.
 Sumber :
klick 1 klick 2 klick 3 klick 4